Kemarin sore ngeliat acara di Metro TV, ada liputan mengenai lomba cerdas tangkas pakai bahasa 'ngapak' yang diadain mahasiswa Unsoed Purwokerto. Jadi inget kampung halaman nih dan rindu menggunakan bahasa tersebut di rumah. Rasanya seneng banget denger orang ngobrol pakai bahasa tersebut. Bagi yang belum tahu bahasa 'ngapak' denger aja logat Parto sama Cici Tegal :) Bahasa tersebut umumnya digunakan oleh masyarakat eks-karesidenan Banyumas dan sekitarnya. Walaupun masih sama-sama jawa tapi logatnya berbeda dengan jawa 'wetan' yaitu Yogya, Solo, dan Semarang yang disebut dengan bahasa 'bandhek'. Kalau yang pertama dengar pasti merasa aneh dan lucu. Kata suamiku, dulu waktu masih kecil didaerahnya pernah nanggap Peyang dan Penjol (pelawak terkenal dari banyumas) dan dia tertawa karena baru dengar logat jawa yang lucu. Kemudian ikut ortunya pindah tugas di Purbalingga dan yang pertama dirasa adalah "lho kok orang sini Peyang dan Penjol semua" :D